Pil KB dengan kandungan progestin saja umumnya disebut minipil dan
merupakan salah satu alat kontrasepsi oral. Setiap pil mengandung
progestin dalam jumlah yang kecil. Progestin merupakan bentuk sintetik
dari hormon progesteron. Minipil berupa kemasan berisi 28 pil, Anda
meminumnya setiap hari hingga mendapat dosis stabil dari hormon
tersebut.
Beberapa wanita merasa mengonsumsi minipil lebih sulit
dibanding pil KB kombinasi karena minipil harus diminum di waktu yang
sama setiap hari. Tapi minipil menjadi alternatif yang baik untuk wanita
yang ingin menggunakan kontrasepsi oral tapi sedang menyusui atau tidak
bisa menerima estrogen untuk alasan tertentu.
Pil KB dengan
kandungan progestin saja menekan ovulasi pada setengah siklus menstruasi
wanita yang meminumnya. Tapi pil ini mencegah kehamilan dengan
mengakibatkan perubahan pada lendir serviks. Lendir menjadi lebih
kental, sperma tidak akan mampu menembus tuba falopi untuk membuahi sel
telur. Selain itu, progestin dapat mencegah kehamilan dengan menipiskan
lapisan uterus, membuat tidak mungkin sel tular tertanam di sana meski
sudah dibuahi. Minipil mengandung lebih sedikit progestin dibanding pil
kombinasi, dan efek hormon pada lendir serviks berlangsung sekitar 24
jam. Itu sebabnya Anda perlu berhati-hati untuk meminum minipil di waktu
yang sama setiap hari.
Ibu menyusui masih bisa menggunakan minipil.
Tidak seperti pil KB kombinasi, pil dengan kandungan progestin saja
dianggap sesuai untuk para ibu menyusui. Hanya sedikit jumlah progestin
yang dialirkan ke ASI, dan penelitian menunjukkan tidak ada efek minipil
pada berat badan, kesehatan, dan perkembangan bayi. Kebanyakan
penelitian menunjukkan tidak ada perubahan pada jumlah ASI yang
diproduksi oleh para ibu yang menggunakan minipil, bahkan terjadi
sedikit peningkatan pada produksi ASI.
Bila Anda menyusui secara
eksklusif, yang berarti bayi Anda tidak minum susu formula atau
mengonsumsi makanan padat, belum mendapat menstruasi, dan menggunakan
minipil sesuai anjuran, metode ini hampir 100 persen efektif selama 6
bulan pertama setelah melahirkan. Sedangkan bagi wanita yang tidak
menyusui, minipil 91 hingga 99 persen efektif ketika diminum secara
konsisten dan tepat. Ini artinya antara 1 hingga 9 dari 100 wanita yang
meminumnya akan hamil pada tahun pertama. Hal ini membuat minipil kurang
dipercaya dibanding pil KB kombinasi, yang diperkirakan sekitar 99,7
hingga 99,9 persen efektif.
Jika Anda tidak minum minipil seperti
yang disarankan, misalnya Anda melewatkan atau bahkan tidak meminumnya
di waktu yang sama setiap hari, risiko Anda menjadi hamil akan semakin
tinggi, terutama jika Anda tidak menyusui. Semakin banyak kekeliruan
Anda, risiko menjadi semakin tinggi. Jika Anda merasa kesulitan meminum
minipil dengan baik, pertimbangkan untuk menggunakan metode lain seperti
IUD atau Depo-Provera, yang keduanya efektif dan sesuai untuk ibu menyusui.
Cara untuk menghilangkan efek minipil adalah dengan berhenti
menggunakannya. Anda tak perlu menuntaskan minum pil kecuali Anda
menginginkannya. Anda kembali subur setelah 24 jam meminum pil terakhir.
Beberapa dokter menyarankan penggunaan kontrasepsi tambahan seperti
kondom dan menunggu hingga Anda mendapat beberapa kali menstruasi
teratur sebelum berusaha untuk hamil karena ini dapat membantu Anda
menentukan tanggal perkiraan kelahiran yang lebih akurat.
Dokter
lain ada yang memberi Anda izin untuk mencoba hamil sesegera Anda
menginginkannya. Jika Anda hamil sebelum menstruasi menjadi teratur,
jangan khawatir, Anda bisa menjalani sonogram dini untuk menghitung usia
kehamilan. Minumlah asam folat atau vitamin prenatal setidaknya 1 bulan
sebelum Anda mulai mencoba untuk hamil, berarti ketika Anda masih
menggunakan minipil, untuk membantu mencegah risiko cacat lahir.
Jika Anda merasa cocok menggunakan minipil, yakni Anda tidak memiliki
resiko kesehatan dan merasa yakin bisa mengikuti aturan meminumnnya,
dokter akan menuliskan resep untuk Anda. Bila Anda tidak sedang
menyusui, Anda bisa mulai minum pil segera setelah melahirkan. Anda
kemungkinan mengalami ovulasi segera setelah 3 minggu pasca melahirkan,
Anda perlu mulai minum minipil tidak lebih dari 21 hari setelah
melahirkan untuk menghindari kehamilan jika Anda melakukan hubungan seks
selama waktu tersebut.
Bila Anda menyusui secara eksklusif, sangat
baik untuk menunggu hingga 6 minggu setelah melahirkan sebelum mulai
menggunakan minipil. Karena pada rentang waktu ini, persediaan ASI Anda
harus mencukupi. Lagi pula, bila Anda eksklusif menyusui, Anda tidak
akan berovulasi selama 6 minggu pertama setelah melahirkan, jadi tidak
ada alasan untuk mulai menggunakan minipil sebelum waktu itu.
Jika
Anda sesekali menyusui dan menambah ASI dengan susu formula, Anda perlu
menggunakan kontrasepsi lebih cepat dari 6 minggu pasca melahirkan jika
Anda merencanakan berhubungan seks selama waktu itu, jadi Anda bisa
mulai minum minipil pada 3 minggu setelah melahirkan. Bila Anda
memutuskan menunggu lebih lama untuk mulai minum minipil, Anda bisa
mulai kapanpun, selama Anda yakin tidak sedang hamil, yakni jika Anda
belum berhubungan seks sama sekali sejak melahirkan atau sejak
menstruasi terakhir, atau jika Anda secara konsisten menggunakan metode
kontrasepsi lain. Bila Anda sudah mulai mendapat menstruasi kembali,
Anda bisa yakin tidak sedang hamil dengan memulai minum minipil pada
hari Anda mendapat haid berikutnya.
Bila Anda mengalami menstruasi
dan mulai minum minipil pada hari pertama haid, Anda tidak memerlukan
metode kontrasepsi lain. Jika Anda mulai pada kapanpun di siklus
menstruasi, Anda membutuhkan metode lain, seperti kondom. Beberapa ahli
menyarankan menggunakan metode tambahan selama 48 jam setelah mulai
minum minipil, sedang lainnya menyarankan menggunakan metode tambahan
selama 7 hari.
Bila Anda melakukan Lactational Amenorrhea Method
(LAM), yang artinya secara eksklusif menyusui dan kurang dari 6 bulan
setelah melahirkan, dan Anda belum mulai mengalami menstruasi, maka Anda
98 persen terhindari dari resiko kehamilan. Meski tidak mungkin hamil,
masih tetap disarankan untuk menggunakan metode tambahan pada 48 jam
pertama setelah minum minipil.
Sebelum mulai menggunakan minipil,
baca dengan seksama instruksi penggunaannya. Jika ada hal yang
membingungkan, hubungi dokter dan minta pengarahan agar Anda tahu pasti
apa yang harus dilakukan. Pastikan Anda selalu menyediakan kemasan
tambahan agar tidak bermasalah kehabisan persediaan ketika Anda perlu
mulai kemasan yang baru. Anda juga perlu menyimpan kondom sebagai
kontrasepsi tambahan ketika Anda minum minipil pertama kali, kapan pun
Anda 3 jam lewat dari waktu minum pil yang seharusnya, atau jika Anda
memiliki risiko infeksi melalui hubungan seks.
Sangat penting bagi
Anda untuk minum pil pada waktu yang sama setiap hari dan tidak pernah
melewatkannya sekalipun. Minipil merupakan kontrasepsi dengan dosis
sangat rendah dan tidak menolerir kesalahan apapun, khususnya jika Anda
tidak secara eksklusif menyusui. Jika Anda minum pil 3 jam terlambat,
Anda perlu menghindari seks atau menggunakan metode tambahan selama 48
jam berikutnya. Minipil juga sangat berpengaruh pada lendir serviks
antara 4 hingga 22 jam setelah Anda meminumnya. Jadi jika Anda biasa
melakukan seks di waktu tidur, sangat baik untuk meminum pil secara
teratur lebih awal di hari itu. Gunakan alarm pada handphone Anda
sebagai pengingat.